STATIK 2013
Kamis, 19 September 2013
Program JAVA - NETBEANS
Program JAVA - NETBEANS
Menampilkan Data Variabel
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
int angka=1;
char x;
x='1';
System.out.println(angka);
System.out.println("1+1 ="+2);
}
}
#Hasil
Jumat, 13 September 2013
Sejarah Peradapan Islam
SAJARAH
Sejarah => Ilmu : 1. Objek Kajian
2. Metode Ilmiah
* Logis
* Rasional
* Empiris
* Koheren
Sumber => 1. Lisan : Wawancara
2. Tulisan : * Artefak, Fosil
* Prasasti
* Buku
Kamis, 12 September 2013
Matematika Dasar
SISTEM BILANGAN DAN KODE
SISTEM BILANGAN
Suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item phisik.
Basis yang dipergunakan masing-masing sistem bilangan
tergantung dari jumlah nilai bilangan yang dipergunakan
Sistem bilangan desimal dengan basis 10 (Deca berarti 10) menggunakan 10 macam simbol bilangan
Sistem bilangan binari dengan basis 2 (binary berarti 2) menggunakan 2 macam simbol bilangan
Sistem Bilangan Oktal dengan basis 8 (Octa berarti 8) menggunakan 8 macam simbol bilangan
Sistem bilangan Heksadesimal dengan basis 16 (hexa berarti 16) menggunakan 16 macam simol bilangan
SISTEM BILANGAN DESIMAL
Dasar dasar dari sistem bilangan ini adalah :
Mempunyai bilangan dasar (base) = 10
Simbol yang digunakan = 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Digunakan dalam kehidupan sehari hari untuk menyatakan besar jumlah kwantitatif dari suatu benda dan untuk menyatakan tingkatan, nilai, perbandingan
Kombinasi dari simbol simbol ini akan membentuk suatu bilangan didalam sistem desimal.
Bentuk nilai suatu bilangan desimal dapat berupa integer desimal atau pecahan desimal
integer desimal adalah nilai desimal yang bulat,
EX: 8598 dapat diartikan
Absolut value
Position Value/Place-value
8 x 10
3
= 8000
5 x 10
2
=
500
9 x 10
1
=
90
8 x 10
0
=
8
----------- +
8598
•
Absolute Value :
Nilai mutlak dari masing masing Bilangan
•
Position Value
:
bobot dari masing masing digit tergantung dari letak posisinya, yaitu bernilai basis dipangkatkan dengan urutan posisinya
Sehingga nilai 8598 dapat diartikan sebagai ?
= (8 x 10
3
) + (5 x 10
2
) + (9 x10
1
) + (8 x 10
0
)
= (8 x 1000) + (5 x 100) + (9 x 10) + (8 x 1)
= 8000 + 500 + 90 + 8
= 8598
Pecahan desimal
adalah nilai desimal yang mengandung nilai pecahan dibelakang
Postingan Lebih Baru
Postingan Lama
Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)